
Jambi – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menggelar kegiatan Sosialisasi Layanan Apostille di Aula Pengayoman, Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, yang didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Diana Yuli Astuti.
Sosialisasi ini diselenggarakan sebagai upaya penyebarluasan informasi terkait layanan Administrasi Hukum Umum (AHU), khususnya layanan Apostille, kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di Provinsi Jambi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai kemudahan legalisasi dokumen untuk digunakan di luar negeri.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, menegaskan pentingnya layanan Apostille dalam mendukung mobilitas global masyarakat serta memberikan kepastian hukum terhadap dokumen publik Indonesia di luar negeri.
“Layanan Apostille merupakan bentuk nyata transformasi pelayanan publik di bidang Administrasi Hukum Umum. Melalui layanan ini, proses legalisasi dokumen menjadi lebih sederhana, cepat, dan efisien,” ujar Jonson Siagian.
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan pelaku usaha, terhadap prosedur dan manfaat layanan Apostille.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Diana Yuli Astuti, turut menyampaikan bahwa layanan Apostille menjadi salah satu inovasi strategis Kementerian Hukum dalam memberikan pelayanan hukum yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Adiwangsa Jambi serta para pelaku usaha di Provinsi Jambi. Partisipasi para peserta diharapkan dapat memperluas pemanfaatan layanan Apostille dalam berbagai keperluan, seperti pendidikan, investasi, dan kerja sama internasional.
Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta mendukung kemudahan berusaha dan peningkatan daya saing global masyarakat Indonesia.










