
Jambi – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi mengikuti kegiatan Zoom Pembekalan Purnabakti yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum secara daring pada Kamis (23/04/2026), bertempat di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jambi, Jonson Siagian, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Ermasdon, serta tim kerja Sumber Daya Manusia Kanwil Kemenkum Jambi. Kegiatan pembekalan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus persiapan bagi pegawai yang akan memasuki masa purnabakti.
Pembekalan purnabakti ini mengusung tema “Pengabdian dalam Dimensi Baru, Sehat, Bahagia dan Sejahtera”, yang bertujuan memberikan pemahaman serta kesiapan bagi para ASN dalam menghadapi masa purnabakti, baik dari aspek administratif, keuangan, maupun kesiapan mental dan psikologis.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya terkait hak dan kewajiban serta prosedur purnabakti, pengelolaan keuangan di masa pensiun, program Taspen, hingga pembekalan kewirausahaan dan kesiapan mental untuk memasuki masa purnabakti.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Sunu Tedy Maranto, dalam arahannya menyampaikan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi ASN yang akan memasuki masa purnabakti.
“Pembekalan ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan kepada para pegawai yang telah mengabdikan diri. Kami ingin memastikan bahwa masa purnabakti dapat dijalani dengan sehat, bahagia, dan sejahtera, serta tetap produktif dalam berbagai aktivitas,” ujar Sunu Tedy Maranto.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para peserta untuk memahami berbagai program dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan setelah memasuki masa pensiun, termasuk pengelolaan keuangan dan peluang usaha yang dapat dikembangkan.
Keikutsertaan Kanwil Kemenkum Jambi dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk dalam mempersiapkan ASN menghadapi masa purnabakti secara optimal dan bermakna.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta dalam menyongsong masa purnabakti dengan kesiapan yang matang dan penuh optimisme.






